Malam Pembukaan Ekraforia 2026 Meriah, Semarakkan Ekonomi Kreatif dan UMKM Bengkalis
BENGKALIS – Malam pembukaan Ekraforia 2026 di Kabupaten Bengkalis berlangsung meriah dan penuh semangat, Jumat malam (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk menampilkan potensi, kreativitas, serta produk unggulan daerah.
Ekraforia 2026 tidak hanya menghadirkan beragam karya dan produk ekonomi kreatif, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso saat membacakan sambutan Bupati Bengkalis pada pembukaan Ekraforia 2026 – Simfoni Simetria Kabupaten Bengkalis, di Penjara Belanda Huis Van Bewering, Jalan Pahlawan Bengkalis.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis yang dibacakan Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mengatakan bahwa Ekraforia 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan ekonomi kreatif, komunitas, pemerintah daerah, serta jejaring ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Bengkalis.
Selain itu ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas, mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya pengurus BCN dan ICCN Bengkalis atas komitmen, kreativitas dan semangat kolaborasi yang telah dibangun.
Menurutnya, Ekraforia diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan atau event semata, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan bersama dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif Kabupaten Bengkalis yang lebih kuat, produktif, mandiri dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, Alwizar, S.K.M, mengatakan bahwa malam pembukaan Ekraforia 2026 merupakan awal dari semangat bersama untuk menghidupkan kreativitas dan potensi lokal yang dimiliki daerah.
“Kami ingin Ekraforia menjadi ruang pertemuan antara kreativitas, budaya, sejarah, pariwisata dan dunia usaha. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati rangkaian acara, tetapi juga mengenal dan mengapresiasi karya serta produk lokal Bengkalis. Inilah yang ingin terus kita bangun, agar ekonomi kreatif benar-benar tumbuh dari potensi dan kekuatan daerah sendiri,” ungkap Alwizar.
Menurutnya, keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak, terutama para pelaku usaha, komunitas kreatif dan masyarakat.
“Kita berharap semangat Ekraforia ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kolaborasi, inovasi dan karya-karya baru yang mampu mengangkat nama Bengkalis,” tambahnya.
Berbagai kreasi yang ditampilkan pada Ekraforia tahun 2026 diantaranya, creative gallery, maker space, creative stage, local market, creative connet dan Ekrafo Run.
Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil ketua ll DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Wisnu Gunadi, Dandim 0303/Bengkalis diwakili, Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso, Kapolres Bengkalis diwakili Kabag SDM Polres Bengkalis, AKP M. Sahudi.
Berikutnya Plt. Kepala Disparbudpora Bengkalis Ardiansyah, Kepala Dinas Perikanan Bengkalis, Mohammad Azmir, Ketua BCN Bengkalis Riza Zuhelmy, Ketua Umum DPH LAMR Bengkalis diwakili Darmansyah dan tamu undangan lainnya.
TAGS:
BERITA TERKAIT
Paling Populer
Plt. Kepala Dinas
KEPALA BIDANG PARIWISATA