Logo

Semarak Kontes Kapal Indonesia 2026, Bengkalis Perkuat Event Tourism

Oleh Operator
18 Sep 2026 18 views
Semarak Kontes Kapal Indonesia 2026, Bengkalis Perkuat Event Tourism

BENGKALIS – Pelaksanaan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) pada 14–17 September 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi teknologi kemaritiman tingkat nasional, tetapi juga turut menghadirkan suasana semarak di Kabupaten Bengkalis, khususnya melalui meningkatnya aktivitas masyarakat dan pengunjung di sejumlah lokasi kegiatan.

KKI 2026 mempertemukan 129 tim dari 52 perguruan tinggi se-Indonesia. Dari jumlah tersebut terdiri atas 7 politeknik, 5 institut dan 40 universitas. Sebanyak 645 mahasiswa tergabung sebagai peserta kompetisi, sementara secara keseluruhan tercatat sekitar 1.090 mahasiswa hadir di Bengkalis, termasuk peserta dan tim pendukung atau official dari masing-masing perguruan tinggi.

Rangkaian KKI 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni pada Senin pagi, 14 September 2026, di Lapangan Tugu Bengkalis. Pembukaan semakin meriah dengan pelaksanaan defile atau parade kontingen dari 52 perguruan tinggi peserta. Masing-masing kontingen diperkenalkan dengan menampilkan identitas perguruan tinggi serta ciri khas daerah asalnya, sehingga menghadirkan keberagaman budaya dan daerah di tengah masyarakat Bengkalis.

Setelah pembukaan, rangkaian perlombaan dilaksanakan di beberapa venue, termasuk Waduk PDAM Tirta Terubuk Bengkalis. Kawasan waduk menjadi salah satu lokasi yang menarik perhatian karena digunakan untuk perlombaan kapal dan teknologi maritim. KKI 2026 mempertandingkan enam subkategori, yakni Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), Fuel Engine Remote Control (FERC), Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK), serta Remotely Operated Vehicle (ROV) yang menjadi subkategori baru pada tahun ini.

Dari sisi pariwisata, mobilitas ribuan peserta dan pendamping yang berada di Bengkalis selama rangkaian kegiatan menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi daerah, mulai dari destinasi wisata, kuliner, budaya hingga produk ekonomi kreatif. Aktivitas tersebut juga berpotensi memberikan dampak terhadap usaha masyarakat, seperti kuliner, transportasi, akomodasi dan UMKM.

Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, Alwizar, S.K.M., menyampaikan bahwa kegiatan berskala nasional seperti KKI ini dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berbasis event (event tourism).


“KKI ini bukan hanya tentang kompetisi teknologi dan inovasi mahasiswa. Kehadiran ribuan peserta dan pendukung dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkenalkan Bengkalis, baik dari sisi destinasi wisata, kuliner, budaya maupun ekonomi kreatif,” ujar Alwizar.


Menurutnya, keberadaan peserta dan pengunjung di sejumlah lokasi kegiatan menunjukkan bahwa event nasional dapat menciptakan aktivitas baru yang dapat dirasakan masyarakat.


“Ketika peserta dan pengunjung datang ke Bengkalis, tentu mereka tidak hanya mengikuti perlombaan. Mereka juga berinteraksi dengan masyarakat, menikmati kuliner, menggunakan jasa transportasi dan melihat berbagai potensi daerah. Ini merupakan bagian dari efek kegiatan yang dapat mendukung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat, kemudian di sela-sela padatnya agenda kompetisi yang berlangsung pada 14–17 September 2026, sejumlah peserta juga berkesempatan mengunjungi destinasi wisata yang berada di sekitar wilayah Bengkalis seperti Pantai Indah Selatbaru dan beberapa destinasi wisata unggulan lainnya di Kabupaten Bengkalis”. tambahnya.

Sementara itu, pada malam puncak sekaligus penutupan KKI 2026, Kamis malam, 17 September 2026, yang digelar di Lapangan Tugu Bengkalis, diumumkan para pemenang dari berbagai kategori. Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH mewakili Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni.

Dalam ajang tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil meraih Juara Umum KKI 2026 berdasarkan akumulasi bobot medali dari berbagai subkategori yang dipertandingkan. Prestasi tersebut sekaligus membuat ITS mempertahankan gelar juara umum dalam tiga penyelenggaraan berturut-turut, setelah sebelumnya meraih gelar yang sama pada 2024 dan 2025.


Sebagai tuan rumah, Politeknik Negeri Bengkalis juga mencatatkan prestasi dengan berhasil masuk final di seluruh enam subkategori yang dipertandingkan. Pada malam penghargaan, Polbeng meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Juara III Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK) melalui Tim LAKSAMANA 3, Best Design Electric Remote Control (ERC) melalui Tim LAKSAMANA 1, serta Best Design Fuel Engine Remote Control (FERC) melalui Tim LAKSAMANA 10.

Bagi Kabupaten Bengkalis, pelaksanaan KKI 2026 tidak hanya menjadi kehormatan sebagai tuan rumah ajang teknologi kemaritiman nasional, tetapi juga menjadi momentum promosi daerah. Ribuan peserta, pendamping dan pengunjung yang hadir mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat Bengkalis, sementara masyarakat lokal turut merasakan geliat aktivitas selama berlangsungnya event.


“Harapan kita, kegiatan seperti ini dapat terus memberikan dampak positif bagi daerah. Peserta yang datang dari berbagai wilayah Indonesia bisa membawa pulang pengalaman tentang Bengkalis, bukan hanya tentang kompetisinya, tetapi juga tentang wisata, kuliner, budaya dan keramahan masyarakatnya,” tutup Alwizar.


Dengan memadukan kegiatan kompetisi, kunjungan wisata, kuliner dan interaksi dengan masyarakat, kehadiran peserta KKI 2026 diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman selama berada di Bengkalis, tetapi juga turut memperluas pengenalan terhadap potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Bengkalis.

 

 

TAGS:

BAGIKAN ARTIKEL INI: