Kabid Pariwisata DISPARBUDPORA Bengkalis Kunjungi Stand Bazaar UMKM dan Ekonomi Kreatif Bengkalis pada Festival Pacu Jalur Kuantan Singingi
KUANTAN SINGINGI — Semarak Festival Pacu Jalur Kuantan Singingi tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan tradisi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam memperkenalkan serta mempromosikan berbagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif kepada masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pariwisata menyempatkan diri mengunjungi stand bazaar UMKM dan ekonomi kreatif yang menampilkan beragam produk oleh-oleh khas Bengkalis. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap para pelaku usaha yang terus berupaya mengembangkan produk lokal agar semakin dikenal dan memiliki daya saing.
Berbagai produk unggulan khas Bengkalis turut dipamerkan dalam bazaar tersebut, di antaranya lempuk durian, mie sagu, dodol durian, dodol nenas, dodol kelapa, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk sagu, madu hutan asli, serta beragam produk olahan dan kerajinan ekonomi kreatif lainnya.
Kabid Pariwisata menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang telah membawa serta mempromosikan produk-produk khas daerah dalam event Festival Pacu Jalur Kuantan Singingi. Menurutnya, keikutsertaan UMKM dalam event berskala besar seperti ini merupakan peluang yang sangat baik untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan potensi kuliner dan produk kreatif Bengkalis kepada wisatawan maupun masyarakat dari berbagai daerah.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang terus berinovasi serta membawa produk khas Bengkalis ke berbagai event. Ini bukan hanya tentang berjualan, tetapi juga bagaimana kita memperkenalkan identitas, cita rasa, dan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Kabid Pariwisata.
Ia juga menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Kehadiran wisatawan pada berbagai event budaya dan pariwisata diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan transaksi, pendapatan masyarakat, serta membuka peluang pasar baru bagi produk-produk lokal.
“Kami akan terus memberikan dukungan dan mendorong pelaku UMKM serta ekonomi kreatif untuk meningkatkan kualitas produk, kemasan, inovasi, dan promosi. Produk lokal harus mampu menjadi bagian penting dari pengalaman wisata, sehingga ketika orang berkunjung ke suatu daerah, mereka tidak hanya menikmati destinasi wisatanya, tetapi juga membawa pulang produk khas daerah tersebut,” tambahnya.
Menurutnya, produk seperti lempuk durian, mie sagu, berbagai jenis dodol, kerupuk khas daerah hingga madu hutan asli memiliki potensi besar untuk menjadi ikon oleh-oleh Bengkalis apabila terus dikembangkan secara konsisten. Dengan kualitas yang semakin baik, kemasan yang menarik, serta strategi pemasaran yang mengikuti perkembangan zaman, produk-produk tersebut diyakini mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Kunjungan Kabid Pariwisata ke stand bazaar tersebut juga menjadi bentuk motivasi bagi para pelaku usaha agar tidak berhenti berinovasi. Pelaku UMKM didorong untuk memanfaatkan setiap event pariwisata dan budaya sebagai ruang promosi, membangun jejaring usaha, serta memperkenalkan produk unggulan Bengkalis kepada calon konsumen dari luar daerah.
Festival Pacu Jalur Kuantan Singingi sendiri menjadi salah satu panggung yang potensial untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat dan wisatawan. Momentum tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat promosi produk lokal sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, pelaku ekonomi kreatif dan berbagai pihak terkait, produk-produk unggulan Bengkalis diharapkan semakin dikenal, tidak hanya sebagai oleh-oleh khas daerah, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan budaya dan identitas ekonomi kreatif daerah yang memiliki nilai jual serta potensi untuk berkembang ke pasar yang lebih luas.
TAGS:
BERITA TERKAIT
Paling Populer
Plt. Kepala Dinas
KEPALA BIDANG PARIWISATA