Logo

KABID PARIWISATA DISPARBUDPORA BENGKALIS HADIRI SOSIALISASI STRATEGI PROMOSI DAN PEMASARAN EVENT DAERAH

Oleh Operator
02 Nov 2026 11 views
KABID PARIWISATA DISPARBUDPORA BENGKALIS HADIRI SOSIALISASI STRATEGI PROMOSI DAN PEMASARAN EVENT DAERAH

BENGKALIS–Dalam upaya memperkuat promosi dan pemasaran event daerah sebagai salah satu strategi pengembangan sektor pariwisata, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, Alwizar, S.K.M., mewakili Kepala Disparbudpora Kabupaten Bengkalis menghadiri kegiatan Sosialisasi Strategi Promosi dan Pemasaran Event Daerah yang dilaksanakan pada Senin (2/11/2026), bertempat di Twin Hotel Bengkalis.


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerja sama dengan Anggota DPR RI Komisi VII, Hendri Munief. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Zahrani, serta sejumlah peserta dari kalangan pelaku usaha pariwisata yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Komisi VII, Hendri Munief, menyampaikan bahwa event daerah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, setiap daerah memiliki kekayaan potensi wisata, budaya, dan kreativitas masyarakat yang dapat dikemas menjadi sebuah event unggulan.

"Daerah harus mampu mengangkat potensi dan keunggulan yang dimiliki melalui penyelenggaraan event yang menarik dan berkualitas. Namun, kita juga harus memahami bahwa keberhasilan sebuah event bukan hanya dilihat dari kemeriahan pelaksanaannya, tetapi juga dari bagaimana event tersebut dipromosikan dan mampu mendatangkan wisatawan," ungkap Hendri Munief.


Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran event daerah.


"Promosi harus dilakukan secara kreatif, terencana, dan berkelanjutan. Jangan sampai sebuah daerah memiliki banyak potensi dan event yang menarik, tetapi tidak dikenal masyarakat luas karena kurangnya strategi pemasaran. Kita ingin event daerah mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," tambahnya.


Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Anggota DPR RI Komisi VII atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Bengkalis memiliki potensi pariwisata yang beragam, mulai dari wisata alam, bahari, budaya, sejarah, hingga tradisi dan kearifan lokal masyarakat Melayu yang memiliki nilai daya tarik tersendiri.


"Kabupaten Bengkalis memiliki kekayaan potensi pariwisata yang sangat besar. Kita mempunyai destinasi wisata alam dan bahari, kekayaan budaya Melayu, tradisi masyarakat pesisir, serta berbagai potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Potensi ini harus kita kelola dan promosikan secara optimal agar memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat," ujar Johansyah.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan sektor pariwisata, khususnya melalui penyelenggaraan event daerah.


"Kami berharap melalui kegiatan ini lahir gagasan dan strategi baru dalam mempromosikan event daerah. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, media, maupun masyarakat agar pengembangan pariwisata Kabupaten Bengkalis dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan," tuturnya.


Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Zahrani, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya promosi dan pemasaran sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan pariwisata daerah.

Menurutnya, potensi wisata dan kekayaan budaya Kabupaten Bengkalis harus diperkenalkan secara lebih luas melalui event-event yang dikemas secara kreatif dan memiliki karakteristik khas daerah.


"Potensi yang kita miliki harus benar-benar diperkenalkan kepada masyarakat luas. Jangan sampai kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang ada di Kabupaten Bengkalis hanya dikenal oleh masyarakat kita sendiri. Melalui event daerah, kita dapat memperkenalkan identitas dan keunggulan Bengkalis kepada wisatawan dari berbagai daerah," ungkap Zahrani.


Ia juga mendorong agar penyelenggaraan event daerah melibatkan generasi muda, pelaku UMKM, pelaku ekonomi kreatif, komunitas seni dan budaya, serta masyarakat setempat.


"Event daerah hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pelaku UMKM, ekonomi kreatif, seniman, budayawan, dan generasi muda harus diberikan ruang untuk terlibat sehingga kegiatan tersebut juga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat," tambahnya.


Mewakili Kepala Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, Kepala Bidang Pariwisata, Alwizar, S.K.M., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting dan relevan dalam mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis meningkatkan kualitas penyelenggaraan serta pemasaran event daerah.

Menurutnya, Kabupaten Bengkalis memiliki khazanah budaya dan potensi pariwisata yang sangat kaya untuk dikembangkan melalui berbagai event unggulan. Mulai dari festival budaya Melayu, tradisi masyarakat pesisir, wisata bahari, permainan rakyat, hingga kegiatan berbasis potensi desa wisata dan ekonomi kreatif.


"Kami dari Disparbudpora Kabupaten Bengkalis menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Bagi kami, event daerah merupakan salah satu instrumen strategis dalam mempromosikan potensi pariwisata sekaligus memperkenalkan identitas dan karakteristik daerah. Karena itu, event harus dirancang bukan hanya menarik dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memiliki nilai jual dan daya tarik bagi wisatawan," ujar Alwizar.


Ia menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah event tidak cukup hanya diukur dari jumlah peserta atau kemeriahan kegiatan pada saat pelaksanaan, tetapi juga harus dilihat dari dampak yang ditimbulkan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, pergerakan ekonomi masyarakat, serta tumbuhnya aktivitas pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Yang perlu kita bangun ke depan adalah bagaimana sebuah event mampu memberikan dampak berkelanjutan. Ketika event dilaksanakan, wisatawan datang, mereka berbelanja, menikmati kuliner lokal, mengunjungi destinasi wisata, menggunakan jasa penginapan, serta berinteraksi dengan masyarakat. Dengan demikian, manfaat event benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha," jelasnya.


Lebih lanjut, Alwizar menekankan bahwa strategi promosi event daerah perlu dilakukan secara terintegrasi melalui penguatan identitas event, penyusunan kalender event, pemanfaatan media digital, pengemasan konten promosi yang kreatif, serta kolaborasi dengan berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix.


"Promosi tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Kita membutuhkan kolaborasi semua unsur melalui pendekatan pentahelix, yaitu pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Semua harus mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Dengan kolaborasi tersebut, promosi event daerah akan lebih luas jangkauannya dan memiliki kekuatan yang lebih besar," tambahnya.


Ia juga berharap agar melalui kegiatan ini, event-event unggulan Kabupaten Bengkalis ke depan dapat dikembangkan secara lebih profesional, memiliki kalender pelaksanaan yang terencana, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.


"Kita berharap event-event di Kabupaten Bengkalis tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar regional, nasional, bahkan internasional. Bengkalis memiliki kekayaan budaya Melayu, tradisi masyarakat pesisir, serta potensi wisata bahari yang dapat menjadi kekuatan dan keunikan tersendiri. Tinggal bagaimana kita mengemas, mempromosikan, dan membangun kolaborasi agar potensi tersebut semakin dikenal luas," tutup Alwizar.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah staf Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, yakni Yesifiayeni, S.Akun., Wahidun, S.Hum., Desi Norfazriansyah, S.ST., Khairunnizam, dan Muhammad Kazar, bersama para pelaku usaha pariwisata Kabupaten Bengkalis.


Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas promosi serta pemasaran event daerah guna memajukan pariwisata Kabupaten Bengkalis.


TAGS:

BAGIKAN ARTIKEL INI: