Logo

B2B Business Matching RITEX 2026 Jadi Momentum Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bengkalis

Oleh Operator
20 Aug 2026 15 views
B2B Business Matching RITEX 2026 Jadi Momentum Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bengkalis

PEKANBARU — Riau International Travel Exchange (RITEX) 2026 menjadi momentum strategis dalam memperkuat jejaring industri pariwisata, membuka peluang kerja sama, serta mempromosikan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Bengkalis.

Salah satu rangkaian utama RITEX 2026 adalah B2B Business Matching yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di The Premiere Hotel Pekanbaru. Kegiatan ini mempertemukan para pelaku industri pariwisata, mitra usaha, serta stakeholder terkait untuk membangun koneksi dan menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan sektor pariwisata.

Kegiatan B2B Business Matching RITEX 2026 dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, H. Tekad Parbatas Setia Dewa, S.T., M.T. Dalam sambutannya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang strategis bagi para pelaku industri untuk memperkuat sinergi, memperluas jaringan pemasaran, serta menciptakan berbagai peluang kerja sama yang berdampak terhadap kemajuan pariwisata Riau.

Pembukaan kegiatan tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian pertemuan bisnis antara pelaku industri pariwisata dengan berbagai mitra potensial. Melalui forum ini, masing-masing daerah dan pelaku usaha memiliki kesempatan untuk memperkenalkan potensi, produk, serta layanan pariwisata yang dimiliki.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis turut berpartisipasi dengan mengutus Desi Norfazriansyah. Kehadiran Desi menjadi bagian dari upaya Kabupaten Bengkalis untuk memperkenalkan potensi industri pariwisata dan ekonomi kreatif kepada para pelaku industri dan mitra potensial yang hadir dalam kegiatan RITEX 2026.

Desi Norfazriansyah memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Bengkalis, mulai dari destinasi wisata bahari, wisata budaya dan sejarah, desa wisata, hingga berbagai produk ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh masyarakat. Promosi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dan memperluas jaringan pemasaran produk pariwisata Kabupaten Bengkalis.

“Melalui B2B Business Matching RITEX 2026, kami berkesempatan memperkenalkan secara langsung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Bengkalis kepada para pelaku industri. Kami berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga dapat menghasilkan jejaring dan kerja sama konkret yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Desi Norfazriansyah.

Menurut Desi, Kabupaten Bengkalis memiliki potensi pariwisata yang sangat beragam dan dapat dikembangkan menjadi produk wisata yang memiliki daya tarik serta daya saing. Untuk itu, promosi dan pemasaran harus terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, masyarakat, serta industri pariwisata.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, Alwizar, S.K.M, menyampaikan apresiasi terhadap keikutsertaan Kabupaten Bengkalis dalam RITEX 2026. Ia menilai forum B2B merupakan salah satu sarana penting untuk memperluas jaringan promosi sekaligus membangun kemitraan dalam pengembangan pariwisata.

“Kami mendorong agar keikutsertaan Kabupaten Bengkalis dalam RITEX 2026 dapat menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kerja sama yang lebih luas dengan para pelaku industri pariwisata. Potensi yang kita miliki sangat beragam, sehingga diperlukan promosi yang lebih masif dan kolaborasi yang kuat agar potensi tersebut semakin dikenal dan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat,” ungkap Alwizar.

Alwizar menambahkan bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan pelaku usaha, komunitas, masyarakat, agen perjalanan, perhotelan, serta stakeholder lainnya untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Keikutsertaan Kabupaten Bengkalis dalam B2B Business Matching RITEX 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk ekonomi kreatif lokal sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman wisata. Kuliner, kerajinan, seni dan budaya, serta berbagai produk kreatif masyarakat diharapkan semakin mendapatkan akses pasar melalui jejaring industri pariwisata.

Kegiatan yang dihadiri para pelaku industri pariwisata tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai peluang kolaborasi baru, baik dalam bentuk promosi bersama, pengembangan paket wisata, pemasaran destinasi, maupun kerja sama bisnis lainnya.

Bagi Kabupaten Bengkalis, momentum RITEX 2026 menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat promosi dan pemasaran destinasi wisata sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi kreatif daerah. Dengan semakin luasnya jaringan kemitraan yang terbangun, potensi pariwisata Kabupaten Bengkalis diharapkan semakin dikenal di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Melalui semangat connect, collaborate, and create opportunities, B2B Business Matching RITEX 2026 diharapkan menjadi jembatan bagi terciptanya kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan industri pariwisata, sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.

TAGS:

BAGIKAN ARTIKEL INI: